Fifin Fadz
Tuesday, November 25, 2014
Diam
Apa yang kukata takkan bermakna
semakin banyak kukata menjadi biasa
hingga semua terbiasa dalam diam
bahkan diam menjadi permata
karna banyak rasa menggema dalam jiwa
takkan terungkap
hingga nanti kau dekap
25 Nov 2014
Wednesday, October 15, 2014
Kicau
Saat alunan itu kudengar
sarafku terasa meregang lalu kendur
mengalun bagai tali pita
yang diputar lembut tangan balerina
begitu bebas memeluk udara
tubuh terasa nyaman digerakkan alam
29 Agustus 2014
Aku Berfikir Kenapa Aku Tak Berfikir
Mengapa bagi sebagian manusia, harta lebih berharga
sedang para remaja dirajai cinta
kenapa tak ada yang biasa saja
dan menyerahkan jiwa raganya untuk Tuhan?
Semua sibuk berkata-kata yang tak bermakna
berlaku yang tak mutu
berfikir yang tak penting
menyita waktu dan perasaan
Ahh...sedang akupun berfikir
kenapa aku tak berfikir?
5 Agustus 2014
Tuesday, October 14, 2014
Hingga Akhir cerita
Jika aku tak mampu membuat alur yang sempurna
akan kuikuti alur yang ada
akan kutapakijalan yang tampak
akan kurabai yang terlihat dalam remang
akan kurasai dengan hati dalam gelap
hingga akhir cerita
31 Agustus 2014
Takkan Ada Habisnya
untuk Nona W.
Takkan ada habisnya
jika kau bercerita tentang rasa yang dirasa
jika kau ingin beritahu semua yang orang lain tak tahu
jika kau ingin berkeluh kesah
atas tiap kesedihan
tiap derita dan nestapa
jika kau menuntut setiap orang memahami
apa yang kau tuntut untuk faham
Takkan ada habisnya Nona!
berkacalahy pada kisah yang nyata
berfikirlah atas akhir yang telah lalu
berbuatlah namun jangan berulah
Ingatlah!
Masa lalu memang telah lalu
25 Sept 2014
Jika Ada
Jika ada kata yang lebih sepadan
untuk menggambarkan rasaku saat ini
akan kukatakan
Tak cukup dengan kata perduli
tak pula dengan kata lain
kurasa takkan ada walau kucari
Jika mampu kudekap
akan kudekap erat
jika mampu kukecup
akan kukecup mesra
kubelai lembut
kubisikkan pelan agar kau tenang
sayangnya aku tak disana
12 Oktober 2014
Sunday, October 12, 2014
HARU
Sebenarnya ada rasa haru
ketika tak hanya satu senyum yang sukar kulihat begitu kurindukan
banyak bibir indah yang tak kulihat tersenyum untukku
banyak telinga mendengar
banyak mata melihat
banyak hati merasakan
banyak bibir berucap
harus selalu kusadar dan harus kuingat
bahkan ada Tuhan
27 Agustus 2014
Newer Posts
Older Posts
Home
Subscribe to:
Posts (Atom)
MATERI NEGOSIASI BAGIAN 2
ANALISIS NASKAH DRAMA MANGIR KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sastra tidak dibawa malaikat dari langit. Sastra tidak datang begitu saja. Ia la...
SEJARAH SASTRA ANGKATAN 1900-1933
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sejarah tidak berkembang kearah masa depan dengan tujuan pasti, melainkan berg...
ANALISIS NOVEL AZAB DAN SENGSARA
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Karya sastra mengalir dari kenyataan-kenyataan hidup yang terdapat d...